Makam Teuku Umar Johan Pahlawan di Kabupaten Aceh Barat

0
Makam Teuku Umar Johan Pahlawan
Makam Teuku Umar Johan Pahlawan

Teuku Umar adalah salah satu pahlawan yang bersal dari aceh dan terkenal akan kegigihannya dalam mempertahankan Indonesia dan melawan penjajah Belanda. Teuku Umar meupakan anak dari pasangan Uleebalang dengan ayah bernama Teuku Achmad Mahmud dan ibunya merupakan anak dari seorang raja Meulaboh. Teuku Umar lahir pada tahun 1854 Masehi di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Teuku Umar adalah pahlawan yang terkenal dengan taktiknya yang dapat membingungkan lawan. Teuku Umar wafat dan gugur saat melawan pasukan Belanda pada tanggal 11 Februari tahun 1899 di Meulaboh. Beliau terkena peluru senjata lawan pada bagian dadanya.

Area Makam Pahlawan Teuku Umar Djohan Pahlawan
Area Makam Pahlawan Teuku Umar Djohan Pahlawan

Berkat usaha dan kegigihannya dalam melawan penjajahan yang dilakukan Belanda, Teuku Umar mendapatkan gelar Pahlawan Nasional dan namanya diabadikan sebagai salah satu nama kapal perang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dengan nama KRI Teuku Umar (385). Nama beliau juga digunakan sebagai nama Universitas Teuku Umar di Meulaboh.

Sejarah Pahlawan Teuku Umar

Ketika terjadinya perang Aceh pada tahun 1873 beliau yang saat itu masih muda berjuang bersama para pejuang Aceh. Pada tahun 1880 Teuku Umar menikahi Cut Nyak Dien yang merupakan puteri pamannya yang bernama Teuku Nanta Setia. Teuku Umar memiliki taktik yang cerdas dalam melawan belanda sehingga dapat melawan pasukan Belanda lebih mudah.

Teuku Umar mendapatkan senjata dari hasil rampasan pasukan Belanda ketika berangkat menggunakan kapal Bengkulen menuju Aceh Barat. Tentara belanda yang ikut dalam kapal tersebut berhasil ditumpas habis, selanjutnya beliau membagi senjata tersebut kepada tentara Aceh sehingga dapat digunakan untuk melakukan perlawanan terhadap pasukan Belanda.

Gerbang Makam Pahlawan Teuku Umar Johan Pahlawan
Gerbang Makam Pahlawan Teuku Umar Johan Pahlawan

Gugurnya Teuku Umar dalam peperangan disebabkan karena kedatangannya di Meulaboh diketahui oleh mata-mata Belanda. Sehingga beliau beserta pasukannya dikepung dan tidak mungkin untuk melarikan diri, pilihannya hanya melawan pasukan Belanda. Dalam perlawanan tersebut Beliau harus gugur karena tertembak peluru pasukan Belanda yang mengenai bagian dada. Jenazahnya dimakamkan di Masjid Kampung Mugo yang terletak di Hulu Sungai Meulaboh.

Kini Makam Teuku Umar Johan Pahlawan dibuka untuk umum bagi para peziarah maupun wisatawan baik dari masyarakat lokal maupun luar daerah yang ingin mengetahui tempat bersejarah ini. Akses jalan menuju lokasi cukup mudah, tempat ini juga sering dikunjungi oleh mahasiswa maupun siswa sekolah yang ingin mengatahui bagaimana sejarah perjuangan pahlawan Teuku Umar.

Lokasi Makam Teuku Umar Johan Pahlawan

Lokasi makam Teuku Umar tepatnya berada di Gp. Mugo, Panton Reu, Aceh Barat, Blang Teungoh, Banda Aceh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh.  Lokasi ini juga berada di Hulu sungai Meulaboh yang berjarak sekitar 45 kilometer dari pusat pemerintahan kota Meulaboh. Dapat ditempuh dengan perjalanan selama kurang lebih 1 jam 10 menit baik menggunakan roda dua maupun roda empat.

Gambar : Peta Lokasi Makam Teuku Umar Johan Pahlawan

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga sering menyelenggarakan acara peringatan syahidnya Teuku Umar setiap tahun. Peringatan ini sebagai pengingat bagi bangsa Indonesia khususnya Aceh bahwa pernah memiliki pahlawan yang gigih dan pantang menyerah dalam mempertahankan bangsa Indonesia khususnya wilayah Aceh.

Baca Juga : Wisata Religi Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh di Kabupaten Aceh Barat

Acara peringatan ini biasanya dimulai dengan renungan yang berlokasi di Tugu teuku Umar Puteh, selanjutnya melaksanakan pengajian malam dan doa bersama yang bertempat di komplek makam Teuku Umar Mugo Rayeuk Kecamatan Panton Reu Kabupaten Aceh Barat. Terakhir ditutup dengan upacara ziarah dan kenduri rakyat di komplek makam Teuku Umar. Jasa Teuku umar juga diabadikan dalam bentuk bangungan Kupiah Teuku Umar dan Monumen Kupiah Meuketop Lama.